Lelang Properti – Apakah Properti Real Estate Milik?

Konsep REO Properti

Jika penyewa atau penyewa tidak mampu membayar jumlah akhir properti dapat mencapai proses penyitaan. Dalam proses penyitaan properti mungkin akan ditawarkan pada lelang. Properti yang ditawarkan pada lelang berarti bahwa itu ditawarkan untuk dijual melalui lelang oleh pemberi pinjaman. Dalam banyak dari transaksi ini pemberi pinjaman mungkin bank atau lembaga keuangan. Dalam transaksi tersebut jumlah total yang penawar harus membayar kepada kreditur menjadi pemilik properti lebih dari nilai pasarnya. Tidak ada penawar dalam lelang penyitaan berdiri tersebut dan lelang berakhir tanpa penjualan. Jika tidak ada hasil seperti lelang maka properti akan kembali ke kreditur atau lembaga keuangan. Properti ini disebut sebagai properti real estate yang dimiliki. REO adalah bentuk singkatan dari properti real estate yang dimiliki.

Apa yang terjadi setelah lelang ditutup tanpa penjualan

Setelah properti mencapai kembali ke pemberi pinjaman pinjaman hipotek jika ada pinjaman hipotek pada properti menghilang. Pemberi pinjaman dalam situasi seperti itu menjadi evictor dan evicts pemilik saat ini. Kerusakan diperbaiki untuk membuatnya menarik bagi pembeli potensial. Para pembeli harus membeli properti REO karena mereka bisa mendapatkan pengaruh yang baik. Para pembeli juga dapat menjualnya kembali dengan cepat untuk mendapatkan keuntungan.

Mengapa Bank atau lembaga keuangan akan selalu ingin menjual properti REO

Bank atau lembaga keuangan akan selalu ingin menjual properti REO dan tidak akan pernah ingin menyimpannya karena mereka hanya membutuhkan hasil maksimal dari properti ini. Ada dua alasan utama mengapa sebuah bank atau lembaga keuangan akan ingin menjual properti REO segera. Alasan pertama adalah bahwa bank-bank selalu lebih suka likuiditas di uang dan tidak ingin uang mereka terjebak dalam sifat-sifat karena likuiditas di uang akan membantu bank untuk mendapatkan bunga. Alasan kedua adalah bahwa sifat memerlukan pemeliharaan rutin yang tidak mungkin bagi bank.

Bagaimana Bank atau lembaga keuangan menjual properti REO

Ketika datang untuk menjual bank menggunakan sebuah departemen terpisah yang didedikasikan untuk mengelola proses penyitaan. Proses penjualan dapat mulai ketika kontak pembeli yang mampu bank atau lembaga keuangan untuk membeli properti REO. Dalam kasus tersebut bank atau lembaga akan membalas dengan membuat tawaran balik dan pembeli mampu kemudian dapat menanggapi tawaran balik itu. Jika syarat dan kondisi di sepanjang dengan harga properti tersebut disepakati antara kedua pihak properti REO dapat dijual kepada pembeli oleh bank atau institusi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: